- TANTANGAN PENGURUS RANTING NAHDLATUL ULAMA DI ERA GLOBALISASI DAN DIGITALISASI
- Grand opening Mili Rejeki 9 Koptanu di MWC NU Tumpang
- LAZISNU MWC Kec. Turen Gelar Madrasah Amil Gelombang 2 Korwil 1
- MWC Lazisnu Kec. Turen Selenggarakan Madrasah Amil
- Kunjungan LAZISNU Kec. Turen Ke Ketua BAZNAS Kab. Malang
- Investasi Mili Rejeki Koptanu 8
- Melek Administrasi, IPNU-IPPNU Kalipare Wujudkan Potensi Pengurus
- Diskusi Kupas UU TPKS : Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual!
- Festival Santri Sebagai Wujud Menunjukkan Potensi Besar Santri
- Webinar Rekanita Mengukir Cerita: Menggali Potensi Santri sebagai Tunas Emas Indonesia
Pengaruh Sistem Zonasi Bagi PPDB Di Sekolah
Hasil Praktik Peserta Pelatihan Jurnalistik 2022

Keterangan Gambar : sumber gambar : nasional tempo.co
Konflik sistem zonasi PPDB saat ini sedang menghebohkan dunia pendidikan di Indonesia. Tentu saja sistem ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat karena di anggap menyimpang dari kebiasaan yang sudah mengakar dalam masyarakat.. Sejumlah aksi protes masyarakat mewarnai di berbagai daerah. Seperti yang terjadi di Pekanbaru, seratusan orang tua di sekitar SMP Negeri 21 Pekanbaru menggelar aksi protes sebab, anak-anak mereka tidak diterima di sekolah tersebut..
Pada dasarnya Pemerintah membuat kebijakan sistem zonasi dengan tujuan untuk mencegah terjadinya diskriminasi dan menyetarakan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya daerah terpencil. Keuntungan lain dari sistem ini yaitu meminimalisir terjadinya keterlambatan serta mencegah penyebaran virus covid 19. Namun masyarakat bersikap kontra bahwa sistem ini dinilai menjadi penghambat mimpi anak- anak yang berprestasi. Sistem ini juga memiliki dampak negatif seperti menurunnya kualitas suatu sekolah, siswa yang berprestasi menjadi terabaikan juga merupakan tantangan bagi guru untuk menstabilkan emosi untuk mengajar anak dengan beragam kemampuan. Sistem ini masih di implementasikan hingga saat ini di sekolah- sekolah negeri. Pemerintah dan masyarakat menharapkan sistem ini bisa memberikan dampak untuk kualitas pendidikan di Indonesia kedepannya.
Sumber : https://news.detik.com | Penulis : Avita – IPPNU Bantur | Editor : Faiq




