- TANTANGAN PENGURUS RANTING NAHDLATUL ULAMA DI ERA GLOBALISASI DAN DIGITALISASI
- Grand opening Mili Rejeki 9 Koptanu di MWC NU Tumpang
- LAZISNU MWC Kec. Turen Gelar Madrasah Amil Gelombang 2 Korwil 1
- MWC Lazisnu Kec. Turen Selenggarakan Madrasah Amil
- Kunjungan LAZISNU Kec. Turen Ke Ketua BAZNAS Kab. Malang
- Investasi Mili Rejeki Koptanu 8
- Melek Administrasi, IPNU-IPPNU Kalipare Wujudkan Potensi Pengurus
- Diskusi Kupas UU TPKS : Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual!
- Festival Santri Sebagai Wujud Menunjukkan Potensi Besar Santri
- Webinar Rekanita Mengukir Cerita: Menggali Potensi Santri sebagai Tunas Emas Indonesia
Penerapan dan Pembelajaran Kurikulum Merdeka
Hasil Praktik Peserta Pelatihan Jurnalistik 2022

Keterangan Gambar : sumber gambar : unews.id
Kabar terbaru, datang dari penyampaian Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam Merdeka Belajar episode 15 dengan topik utama yaitu Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Belajar. Yang disiarkan secara langsung (LIVE) melalui kanal Youtube resmi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi yaitu KEMDIKBUD RI.
Kurikulum merdeka merupakan nama resmi dari kurikulum prototipe tau kurikulum paradigma baru yang akhir- akhir ini sering kita dengar. Dalam kurikulum merdeka ini Kemendikbud juga masih menjadikannya sebagai opsi atau pilihan bagi sekolah sekolah.Kurikulum merdeka dalam setiap sekolah sangat berbeda, yang saya ketahui di sekolah MI, MTs Miftahul Ulum Argoyuwono Kurikulum yang diterapkan dan belajar hanya untuk kelas 4 dan 6 . Sedangkan 1,2,3 dan 5 masih belajar dengan K13. Apa syarat sekolah bisa menerapkan kurikulum ini ? Syaratnya hanya satu, bahwa kepala sekolah dan guru sebagai wakil dari satuan pendidikan memiliki keinginan untuk menerapkannya untuk membantu menghilangkan learning los. Kurikulum merdeka merupakan nama resmi dari kurikulum prototipe tau kurikulum paradigma baru yang akhir- akhir ini sering kita dengar. Dalam kurikulum merdeka ini Kemendikbud juga masih menjadikannya sebagai opsi atau pilihan bagi sekolah sekolah.Kurikulum merdeka dalam setiap sekolah sangat berbeda, yang saya ketahui di sekolah MI, MTs Miftahul Ulum Argoyuwono Kurikulum yang diterapkan dan belajar hanya untuk kelas 4 dan 6 . Sedangkan 1,2,3 dan 5 masih belajar dengan K13.
Apa syarat sekolah bisa menerapkan kurikulum ini ? Syaratnya hanya satu, bahwa kepala sekolah dan guru sebagai wakil dari satuan pendidikan memiliki keinginan untuk menerapkannya untuk membantu menghilangkan learning loss ini. Dengan ketentuan sekolah mau untuk mempeljari karakteristik serta sistem dari kurikulum merdeka ini.
Baca Lainnya :
- ANTARA KEMAJUAN ZAMAN DAN KEMUNDURAN ETIKA0
- Zoom Meeting Sebagai Media Pembelajaran, Efektif Kah?0
- Banyak Revisi, Marwah dan Sakralnya Kongres Menjadi Taruhan1
- Budaya Patriarki! Di Masyarakat Karangploso? 0
- Isu penghapusan PKPT, ketua IPNU Kabupaten Malang : Perjuangkan seluruh kader!0
Bagaimana Penerapan Kurikulum Merdeka? Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui penyediaan beragam perangkat ajar serta pelatihan dan penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah dan dinas pendidikan untuk saling bersinergi mensukseskan kurikulum merdeka ini.
Prinsip Pemilihan dan Penerapan Model Pembelajaran pemilihan model pembelajaran yang tepat harus disesuaikan dengan karakteristik materi yang akan diajarkan dan karakteristik peserta didik yang akan diajar. Analisis karakteristik materi berkenan dengan apakah materi tersebut terkategori fakta, konsep, prinsip, atau prosedur. Maka sebuah model pembelajaran yang dirumuskan harus dapat mendorong dan memotivasi peserta didik dalam mengembangkan ide, dan kreativitasnya sehingga pembelajaran jauh lebih interaktif, efektif dan menyenangkan. Selain itu model pembelajaran yang digunakan juga harus dapat menstimulasi peserta didik untuk berperan aktif dalam setiap proses yang diadakan atau diterjadikan dalam kelas karena hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, etos kerja, dan nilai nilai karakter lainya sesuai dengan hasil analisis kompetensi dasar.
Kemudian pada tahun 2021, Kemendikbud Ristek memperkenalkan Kurikulum Prototipe sebagai opsi tambahan bagi satuan pendidikan untuk melakukan pemulihan pembelajaran. Kurikulum Prototipe ini mulai diterapkan di Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan (SMK PK)
Sumber: https://naikpangkat.com/breaking-news-resmi-kemendikbud-luncurkan-kurikulum-merdeka-sebagai-nama-resmi-kurikulum-prototipe/
Sumber: https://amp.kompas.com/edu/read/2021/12/22/092006871/mulai-2022-ada-kurikulum-baru-yang-bisa-dipilih-sekolah
Sumberr: https://gtk.kemdikbud.go.id/read-news/untuk-memulihkan-pendidikan-kurikulum-prototipe-disambut-positif-insan-pendidikan-sulbar




