EFEKTIFKAH ASESMEN MURID DITERAPKAN DALAM KURIKULUM MERDEKA ?
Hasil Praktik Peserta Pelatihan Jurnalistik 2022

By ILHAM ARIANDA 26 Jul 2022, 16:06:58 WIB Pendidikan
EFEKTIFKAH ASESMEN MURID DITERAPKAN DALAM KURIKULUM MERDEKA ?

Keterangan Gambar : sumber gambar : suara.com


Menteri pendidikan, Pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi (kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim telah meluncurkan platform kurikulum merdeka belajar episode kelima belas yang dilatarbelakangi akibat adanya virus Covid-19: Kurikulum merdeka dan platform merdeka mengajar, dan secara daring. Menteri Nadiem mengungkapkan bahwa merujuk pada studi nasional maupun internasional, assesmen pembelajaran di Indonesia telah berlangsung lama dan belum membaik dari tahun ke tahun. Dari krisis pembelajaran semakin bertambah karena pandemi Covid-19 yang menyebabkan hilangnya pembelajaran (learning loss) dan meningkatnya kesenjangan pembelajaran. 

Dalam platform tersebut terdapat fitur asesmen murid yang berisi analisa diagnostic literasi dan mampu menganalisis menggunakan metode dengan cepat, sehingga dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan level kemampuan peserta didik.  

Asesmen disebut juga penilaian yang merupakan proses pengolahan dan pengumpulan informasi untuk mengukur pencapaian hasil pembelajaran peserta didik. Sebagai bagian dari platform merdeka mengajar, pada dasarnya asesmen dan pembelajaran merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan antara guru dan murid yang belum mengerti apa fungsi manfaat dan keefektifannya. Kemudian apakah asesmen murid ini efektif diterapkan dalam kurikulum merdeka?

Baca Lainnya :

Dalam penerapan implementasi kurikulum merdeka belajar ada beberapa prinsip untuk menunjang pelaksanaan implementasi pembelajaran yang lebih bisa dipahami dengan baik dan mudah. Seperti yang dikutip dari laman resmi  (KEMENDIKBUDRISTEK), terdapat lima prinsip asesmen yang diterapkan dalam kurikulum merdeka belajar. Adapun lima prinsip tersebut sebagai beikut: 

1. Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran serta penyediaan informasi yang holistic sebagai umpan balik, sehingga sangat menguntungkan bagi guru dan murid, guru bisa mendapatkan ilmu-ilmu baru dan bisa menghendel sampai mana pemahaman masing-masing murid, murid bisa mengeksplore sejauh mana kemampuan dirinya. 
2. Dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmen dengan estimasi waktu pelaksanaan yang nyaman sangat menguntungkan bagi guru dan murid dimasa pandemi ini lebih efektif  karena bisa dilakukan dimanapun.
3. Asesmen telah dirancang secara adil, proporsional, valid, serta dapat dipercaya (reliable) untuk menjelaskan kemajuan belajar, menentukan keputusan tentang langkah, serta sebagai dasar menyusun program pembelajaran.
4. Hasil laporan yang sederhana dan informatif memudahkan murid maupun orang tua memahaminya dengan cepat dan mudah.
5. Hasil asesmen digunakan sebagai bahan refleksi. Artinya sejauh mana capaian pembelajaran peserta didik untuk rencana tindak lanjut (RTL) selanjutnya.
Itulah lima prinsip asesmen yang diterapkan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Adanya kelima prinsip asesmen ini adalah untuk mendukung dan menunjang pelaksanaan dari Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.
Untuk mendapatkan informasi mengenai Platform merdeka belajar dapat diakses melalui aplikasi merdeka mengajar yang dapat diunduh di google play store melalu situs https://guru.kemendikbud.go.id/. 

Sumber : 
https://edukasi.sindonews.com
https://penggerak-simpkb.s3.ap-southeast-1
 https://sites.google.com


Penulis : Izzatun Nisa - IPPNU Karangploso
Editor : Ikbar Zakaria




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment