- TANTANGAN PENGURUS RANTING NAHDLATUL ULAMA DI ERA GLOBALISASI DAN DIGITALISASI
- Grand opening Mili Rejeki 9 Koptanu di MWC NU Tumpang
- LAZISNU MWC Kec. Turen Gelar Madrasah Amil Gelombang 2 Korwil 1
- MWC Lazisnu Kec. Turen Selenggarakan Madrasah Amil
- Kunjungan LAZISNU Kec. Turen Ke Ketua BAZNAS Kab. Malang
- Investasi Mili Rejeki Koptanu 8
- Melek Administrasi, IPNU-IPPNU Kalipare Wujudkan Potensi Pengurus
- Diskusi Kupas UU TPKS : Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual!
- Festival Santri Sebagai Wujud Menunjukkan Potensi Besar Santri
- Webinar Rekanita Mengukir Cerita: Menggali Potensi Santri sebagai Tunas Emas Indonesia
EFEKTIFKAH ASESMEN MURID DITERAPKAN DALAM KURIKULUM MERDEKA ?
Hasil Praktik Peserta Pelatihan Jurnalistik 2022

Keterangan Gambar : sumber gambar : suara.com
Menteri pendidikan, Pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi (kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim telah meluncurkan platform kurikulum merdeka belajar episode kelima belas yang dilatarbelakangi akibat adanya virus Covid-19: Kurikulum merdeka dan platform merdeka mengajar, dan secara daring. Menteri Nadiem mengungkapkan bahwa merujuk pada studi nasional maupun internasional, assesmen pembelajaran di Indonesia telah berlangsung lama dan belum membaik dari tahun ke tahun. Dari krisis pembelajaran semakin bertambah karena pandemi Covid-19 yang menyebabkan hilangnya pembelajaran (learning loss) dan meningkatnya kesenjangan pembelajaran.
Dalam platform tersebut terdapat fitur asesmen murid yang berisi analisa diagnostic literasi dan mampu menganalisis menggunakan metode dengan cepat, sehingga dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan level kemampuan peserta didik.
Asesmen disebut juga penilaian yang merupakan proses pengolahan dan pengumpulan informasi untuk mengukur pencapaian hasil pembelajaran peserta didik. Sebagai bagian dari platform merdeka mengajar, pada dasarnya asesmen dan pembelajaran merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan antara guru dan murid yang belum mengerti apa fungsi manfaat dan keefektifannya. Kemudian apakah asesmen murid ini efektif diterapkan dalam kurikulum merdeka?
Baca Lainnya :
- Transformasi Pendidikan Kala Pandemi Covid-190
- IPNU IPPNU KABUPATEN MALANG GIAT KOMISARIATISASI SEKOLAH DI WILAYAH KABUPATEN MALANG0
- Profesionalisme Guru dalam Teknologi Digital Pendidikan 0
- LANGKAH AWAL TUMBUHKAN BUDAYA LITERASI 0
- Tantangan Mas Menteri untuk Perguruan Tinggi Ciptakan Dana Abadinya Sendiri0
Dalam penerapan implementasi kurikulum merdeka belajar ada beberapa prinsip untuk menunjang pelaksanaan implementasi pembelajaran yang lebih bisa dipahami dengan baik dan mudah. Seperti yang dikutip dari laman resmi (KEMENDIKBUDRISTEK), terdapat lima prinsip asesmen yang diterapkan dalam kurikulum merdeka belajar. Adapun lima prinsip tersebut sebagai beikut:




